4. Teknologi Bangunan

Bagian materi ini merupakan pengetahuan pendukung yang cukup penting dalam keterbangunnya bangunan yang kita rancang dalam praktiknya baik studio maupun proyek nyata di lapangan. Prinsip dasar yang harus diketahui yakni seperti mekanika dan teknologi strukur dan kinerja bangunan. Selain menghitung dan mengetahui pembebanan, gaya-gaya, dan keseimbangan, sistem-sistem struktur bangunan juga perlu dikaitkan langsung dengan perhitungan tersebut.

Setelah mengetahui bagaimana kerja suatu sistem struktur bangunan, kita harus mengetahui komponen-komponen bangunan yang akan dibangun beserta material pembangunnya dan dimana komponen tersebut akan diletakkan. Jenis-jenis material yang dipelajari mulai dari bahan yang secara alami langsung digunakan sampai bahan yang diolah lebih dahulu sehingga kualitasnya dapat memenuhi sistem struktur yang akan digunakan. Misalnya mulai dari bahan kayu gelondongan yang langsung digunakan sampai bahan kayu lanjut seperti laminated wood yang diolah dan diberi tambahan bahan khusus terlebih dahulu.

Selain mempertimbangkan material bangunan yang digunakan, ketahui juga dampak pada lingkungan yang akan terjadi seperti keberlanjutan dengan konsep green building. Perhatikan juga siapa saja yang akan terlibat dalam pembangunan dan pengoperasian bangunan yang digunakan seperti pengguna atau pemilik, kontraktor, dan konsultan. Tidak lupa juga dikaitkan dengan peraturan dan standar yang berlaku mengenai konstruksi bangunan terutama bangunan tropis seperti di Indonesia.

Pembahasan-pembahasan dari mata kuliah yang terkait dengan teknologi bangunan ini yaitu:

  • Struktur, Konstruksi, dan Material Bangunan I, II, III
  • Fisika Bangunan atau Sains Bangunan
  • Utilitas Bangunan
  • Manajemen Proyek
  • Lingkungan Binaan Berkelanjutan
  • Standar Nasional Indonesia mengenai keselamatan, kesehatan, dan keamanan bangunan.

Mengenai standar nasional, materi didapat melalui badan SNI yang dapat diunduh langsung dari website-nya. SNI memang belum selengkap standar bangunan yang ada di luar negeri dan akan terus mengalami penambahan dan pembaruan. Karena kondisi dan budaya Indonesia yang cukup berbeda, maka sebagai perancang harus cukup memperhatikan standar dan regulasi di dalam negara sendiri.

3. Pengetahuan dalam Perancangan

Materi ini merupakan inti dari seorang peran (calon) arsitek (aamiin) dan akan membahas banyak hal yang berkaitan langsung dengan merancang suatu lingkungan binaan dan/ bangunan. Dari skala yang paling kecil seperti merancang bangunan sederhana, rumah tinggal, bangunan publik, sampai dengan bangunan bermassa banyak, bangunan di atas lahan berkontur, bangunan bertingkat banyak, serta perencanaan dan perancangan kawasan.

Lingkup perancangan yang dibahas juga dimulai dari perencanaan dan perancangan tapak, perencanaan dan perancangan bangunan, sampai kawasan perumahan dan permukiman. Dalam merancang juga tidak lupa memperhatikan aspek-aspek yang akan dikembangkan yaitu dengan membahas:

  • Prinsip dasar dan/ teori-teori yang berkaitan langsung dengan desain dan arsitektur
  • Tahap-tahap perancangan
  • Peraturan dan standar yang berlaku dalam merancang bangunan
  • Tipologi bangunan.

Masing-masing pembahasan diatas, mata kuliah terkait yang telah dipelajari (oleh saya) yaitu:

  • Bentuk dan Ruang Arsitektur
  • Rancangan Visual
  • Pendekatan dan Metode Perancangan
  • Perencanaan dan Perancangan Tapak
  • Perancangan Perumahan dan Permukiman
  • Studio Perancangan Arsitektur I, II, III, IV, dan V.

Dari mata kuliah yang telah disebutkan juga ada beberapa mata kuliah pilihan yang dapat dipelajari dan berkaitan. Pada Studio Perancangan terdapat pengantar mata kuliah setiap minggunya yang membahas langsung isu desain dari tugas perancangan yang diberikan. Tidak hanya membahas isu perancangan tetapi juga teori-teori desain yang berkaitan dan tepat guna dengan perancangan. Mata kuliah didapat sejak tingkat dua jurusan Arsitektur sampai saat ini saya sedang menulis postingan ini.

2. Teori dan Sejarah

Dalam pemahaman teori dan sejarah, hal-hal yang sangat berkaitan yaitu mengenai bagaimana asal-usul arsitektur yang terjadi dari masa lalu sampai masa kini. Arsitektur akan terus berkembang seiring berjalannya waktu baik konsep-konsep, langgam, karya-karya, maupun pemikiran-pemikiran tokoh yang sangat berpengaruh pada peradaban arsitektur di dunia.

Teori-teori yang akan dipelajari yakni lebih dikaitkan dengan sejarah arsitektur. Dalam hal ini, mata kuliah yang sangat terkait yaitu mengenai

  • Arsitektur Modern, dan
  • Arsitektur Vernakular Nusantara dan Asia.

Dari setiap mata kuliah diatas, masing-masing mempunyai pembahasan langgam arsitektur yang cukup banyak. Menurut pandangan saya sendiri, mata kuliah tersebut merupakan mata kuliah yang cukup sulit untuk dipahami satu-satu dan saya pun tidak mendapat nilai yang cukup baik.

Arsitektur Modern akan menceritakan bahasa dan karakteristik dari arsitektur terutama di daerah barat yang sangat mempengaruhi perkembangan arsitektur di dunia. Selain itu, meihat kekhasan dari sebuah desain dengan membandingkan, mengolah, dan menggabung antara langgam timur dan barat. Arsitektur Barat ini sendiri dimulai dari zaman klasik (Ancient World, 3500 SM – 500 M), perkembangan di Eropa (Medieval, 500 M – 1500 M), dan zaman modern (1500 M – hingga saat ini).

Dari masing-masing langgam di zaman-zaman tersebut, hal yang akan dibahas yaitu berkaitan dengan waktu, tempat, teknologi kondisi sosial budaya, dan politik. Hal ini juga dibatasi pada karya arsitektur yang menjadi kunci dan signifikan serta mempunyai pengaruh terhadap produk arsitektur.

Turun dari lingkup dunia, materi disini juga akan membahas mengenai perkembangan arsitektur di Asia seperti Cina, India, Jepang, dan perkembangan arsitektur Hindu. Dari masing-masing negara tersebut, pengetahuan arsitektur yang dapat dipelajari yaitu budaya, konsep, dan karakteristik dari tipologi karya yang berkembang.

Arsitektur di Indonesia sendiri juga mempunyai karakteristik yang khas berbagai suku dari beribu-ribu pulau yang ada di dalamnya. Karakteristik ini terbentuk dari adat, istiadat, dan kebudayaan nusantara yang bermacam-macam. Tidak hanya karakteristik, tetapi juga aspek kosmologi, sosial, religi, dan lain sebagainya yang akan mempengaruhi jenis arsitektur yang akan dibangun seperti rumah tradisional dan struktur perumahan tradisional kampung.

Tautan yang ingin ditampilkan yaitu berupa garis waktu (timeline) yang diharapkan dapat memudahkan pemahaman perkembagan arsitektur dimulai dari zaman dahulu kala hingga yang paling terbaru. Selain itu, akan dilengkapi juga data-data mengenai ciri-ciri dan gambar yang terkait dengan pembahasan tiap langgam arsitektur.

1. Komunikasi Arsitektur

Hal-hal yang dipelajari mengenai pemahaman komunikasi arsitektur yaitu sebagai berikut. (daftar link dapat diklik menuju post tiap pembahasan akan segera di update lagi nanti)

  • Teori mengenai teknik menggambar baik dengan pensil (teori perspektif, teori bayangan, dll) maupun digital (jenis gambar dan kegunaannya)
  • Piranti lunak (software) yang telah umum digunakan seperti AutoCAD dan SketchUp
  • Piranti lunak dalam Building Information Modelling (BIM) seperti Revit

Sumber materi yang akan diberikan disini merupakan rangkuman dari hasil catatan berbagai mata kuliah yang berkaitan yaitu Studio Komputasi, Teknik dan Presentasi, serta kemampuan penggunaan piranti lunak yang dikembangkan masing-masing dalam merancang di Studio Perancangan Arsitektur.

Ujian Komprehensif

Salah satu mata kuliah tingkat akhir pada judul ini merupakan tujuan awal adanya blog Ada Aja Anak Arsi. Ujian ini merupakan ujian akhir mahasiswa yang dihadapi saat tingkat akhir untuk menguji apakah sebagai mahasiswa tingkat akhir telah memahami mata kuliah yang telah diberikan selama kurang lebih tiga tahun sebelumnya. Karena saya merupakan mahasiswa Arsitektur, maka pemahaman yang perlu diketahui yaitu mengenai arsitektur.

Pustaka yang digunakan yaitu Architect Registration Examination (ARE). ARE adalah pemeriksaan lisensi profesional yang telah digunakan oleh semua 50 negara bagian Amerika Serikat, Kolombia, dan tiga wilayah AS (Guam, Puerto Rico, dan Kepulauan Virgin) untuk menilai pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan serta memberikan berbagai layanan yang dibutuhkan dalam praktek arsitektur.

ARE dikembangkan dan dikelola oleh National Council of Architectural Registration Boards (NCARB) dengan input dari Canadian Architectural Licensing Authorities (CALA). Ujian ini berbasis komputer, terdiri dari tujuh materi, dengan pilihan ganda dan / atau pertanyaan sketsa grafis yang diberikan di pusat-pusat pengujian dan dioperasikan oleh pengujian konsultan Prometric.

Arsitektur ITB telah mengadakan ujian ini pertama kalinya mulai pada kurikulum 2013 tahun lalu. Seperti yang telah disebutkan diatas, pustaka yang digunakan dalam mengadakan ujian komprehensif ini yaitu ARE. Ujian terdiri dari lima materi utama, dengan pertanyaan dan jawaban pilihan ganda sebanyak 200 soal dan dilaksanakan dengan bantuan slide show di depan ruangan kelas.

Ujian akan diadakan dua kali, saat UTS dan saat UAS. Minimal nilai lulus yang didapat yaitu dapat menjawab 50% dari semua pertanyaan dengan benar dengan nilai C. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan 200 soal pertanyaan ini yaitu 200 menit. Jika saat UTS telah lulus dan mendapatkan nilai yang baik, maka dapat tidak perlu mengikuti ujian kedua saat UAS. Tetapi, jika belum lulus atau ingin memperbaiki nilai agar lebih baik, maka berhak mengikuti ujian kedua saat UAS. Jika tidak lulus sama sekali, maka harus mengikuti lagi mata kuliah yang sama di semester berikutnya.

Luaran yang akan diuji yaitu mengenai pemahaman:

  1. Komunikasi arsitektur (konvensi, aturan umum, dan piranti lunak)
  2. Teori-teori dalam dan tentang desain yang berkaitan dengan sejarah, seni, budaya, dan perilaku
  3. Pengetahuan desain yang dibutuhkan dalam praktek perancangan
  4. Pengetahuan teknologi (struktur, konstruksi, dan prinsip)
  5. Pengetahuan keprofesian arsitek

Demikian informasi mengenai ujian komprehensif yang diadakan di Prodi Arsitektur ITB tahun 2014 dari pandangan seorang mahasiswa tingkat akhir ini. Informasi diatas mungkin sewaktu-waktu akan berubah setiap tahun seiring menuju yang lebih baik. Semoga bermanfaat dan semoga anda, kami (kita) semua yang akan melaksanakan Ujian Komprehensif ini diberi kelancaran dan kemudahan. Aamiin. 🙂

Sumber:

Pengenalan mata kuliah Ujian Komprehensif (14/10/10)

http://www.ncarb.org/are.aspx

http://en.wikipedia.org/wiki/Architect_Registration_Examination