Karya Arsitektur di Kampus ITB (3) – Labtek IV

Labtek IV (Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan) (1973-1978)

labtek41

Labtek IV tampak sisi barat

  • Sejarah

Pada periode ini pembangunan masih tetap diprioritaskan bagi gedung-gedung yang melayani kepentingan umum, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran. Fasilitas yang dibangun dalam periode ini, salah satunya adalah Labtek IV yang digunakan oleh beberapa departemen di FIKTM atau yang saat ini terbagi dua menjadi FITB dan FTTM. Bangunan tersebut terdiri dari Pusat Pendidikan di Photogrammetric, Kartografi Jurusan Teknik Geodesi, dan Surya Laboratorium di Departemen Mekanika.

Seorang Dosen Geologi ITB menyimpan sebuah foto ITB tempo dulu mengenai Labtek IV yang baru selesai dibangun. Gedung ini digunakan untuk program studi Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan ITB. Pada gambar di bawah ini, terdapat kerbau yang sedang digembalakan. Fenomena ini kemungkinan terjadi karena pada bagian utara kampus ITB belum banyak bangunan seperti saat ini. Bentuk bangunan Labtek IV pada awalnya hanya berupa seperti pada gambar di bawah ini.

gedung-geologi-itb

Labtek IV tempo dulu awal selesai pembangunan dan adanya kerbau-kerbau

  • Analisis desain

Pada bagian sisi barat bangunan yang terlihat pada gambar tempo dulu sebelumnya, pola kotak-kotak muncul kembali dan diterapkan pada bangunan Labtek IV. Komposisi bukaan pada sisi tersebut sangat menarik dengan dinding kerawang dan bentuk railing yang tidak biasa. Bukaan pada sisi memanjang dimaksimalkan dengan memperbanyak jendela kaca dan dekorasi tambahan berupa garis-garis vertikal. Sedangkan pada sisi selatan terdapat skylight yang digunakan sepanjang sisi atap bangunan sehingga bentuk bangunan berimplikasi pada sisi barat yang dapat dilihat terdapat segitiga tambahan di atasnya.

20150524_141238

Tampak memanjang di sisi utara Labtek IV didominasi bukaan berupa kaca jendela dan secondary skin serta pola garis-garis vertikal antar jendela

Bangunan yang terdiri dari tiga lantai ini bertahan lama hingga sekarang. Bahkan bangunan ini bentuknya diperpanjang ke arah barat beberapa tahun setelahnya. Berdasarkan pengamatan, keseluruhan proses penambahan membuat panjang bangunan di sisi utara mencapai sekitar 100 meter. Bangunan ditambah memanjang dari arah barat ke timur kemudian dilanjutkan ke arah selatan.

Material yang digunakan pada atap bangunan tambahan menggunakan bahan beton dan bentuk atap datar. Struktur bangunan menggunakan beton bertulang dan confined masonry. Material dinding menggunakan batu bata. Penambahan lapisan keramik berwarna merah menjadi ciri khas utama dari bangunan ini yang dipasang menerus dari bawah hingga atap. Bagian bangunan yang berlapis keramik ini diperkirakan berfungsi untuk sarana utilitas bangunan. Di samping itu, bagian tersebut juga berkesan seperti membelah bangunan menjadi beberapa bagian. Muka bangunan lama dan bangunan tambahan cukup berbeda pada sisi utara. Namun, muka bangunan tambahan tidak kalah menarik dibanding dengan muka bangunan lama.

labtek42

Terdapat dua bagian bangunan yang berlapis keramik warna merah di sisi utara

Penggunaan sistem sun shading juga diterapkan pada bangunan Labtek IV. Sistem transportasi vertikal sengaja diletakkan di bagian luar mengikuti bentuk awal rancangan tangga di sisi barat dan timur. Selain itu dapat dilihat juga penggunaan sistem secondary skin pada bagian sisi bukaan jendela. Bentuk yang berundak-undak juga menjadi keunikan dari bangunan ini. Penggunaan warna merah juga menjadi aksen untuk sun shading bangunan yang berada di bagian paling atas bangunan.

labtek43

Bangunan tambahan di sebelah selatan dengan facade sistem sun shading dan secondary skin serta aksen warna merah pada bagian atas

labtek44

Komposisi tampak sisi timur yang sama dengan tampak sisi barat dan bentuk bangunan yang berundak-undak

  • Faktor keterkaitan desain

Penggunaan pola kotak-kotak pada muka sisi barat bangunan labtek IV mengingatkan kita pada pola kotak-kotak bangunan SBM. Dapat diperkirakan, pola tersebut dipengaruhi dengan bangunan SBM yang sudah ada sebelumnya dan berada tepat di seberang belahan lainnya. Selain itu, sistem sun shading yang diterapkan pada bangunan tambahan labtek IV juga diperkirakan menyesuaikan dengan sistem yang ada di Gedung SBM, tetapi dengan bentuk yang berbeda.

Material keramik berwarna merah juga diperkirakan akibat pengaruh tren bangunan yang ada pada saat itu. Berbeda halnya dengan keramik pada bangunan perpustakaan, keramik pada bangunan tambahan Labtek IV bertahan hingga saat ini dan menjadi kelebihan tersendiri untuk bagian muka bangunan. Penggunaan warna merah pada bagian atas bangunan juga sama halnya dengan bangunan Labtek I, Gedung PLN, Gedung TPB, TVST, dan Oktagon yang telah ada sebelumnya. Selain itu, penggunaan material setiap komponen bangunan Labtek IV terpengaruh dari kelima bangunan tersebut.

bersambung ke Karya Arsitektur di Kampus ITB (4)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s